Garut, 2024 — Fakultas Kewirausahaan Universitas Garut (UNIGA) kembali menorehkan jejak kehadiran di kancah internasional. Mahasiswa Fakultas Kewirausahaan UNIGA berhasil mengikuti kegiatan Student’s Colloquium bertema “Identifying and Addressing Key Challenges in Southeast Asia’s Sustainable Development” — sebuah forum akademik lintas negara yang mempertemukan mahasiswa dari tiga institusi perguruan tinggi di kawasan Asia Tenggara, yakni Universitas Garut (Indonesia), Ton Duc Thang University/TDTU (Vietnam), dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Apa Itu Student’s Colloquium?
Student’s Colloquium adalah forum ilmiah berbasis diskusi akademik yang menempatkan mahasiswa sebagai aktor utama dalam mengkaji isu-isu strategis. Berbeda dari seminar konvensional yang didominasi oleh dosen atau pakar, colloquium dirancang sebagai ruang di mana mahasiswa mempresentasikan pemikiran, temuan, dan solusi mereka secara langsung di hadapan peserta dari institusi lain. Format ini mendorong kemampuan berpikir kritis, argumentasi ilmiah, dan kompetensi komunikasi akademik dalam bahasa internasional.
Tema: Tantangan Pembangunan Berkelanjutan di Asia Tenggara
Forum ini mengangkat tema yang sangat relevan dan strategis — tantangan-tantangan kunci dalam pembangunan berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara (Sustainable Development). Asia Tenggara adalah kawasan yang tengah menghadapi persimpangan antara pertumbuhan ekonomi yang pesat dan tekanan terhadap keberlanjutan lingkungan, kesetaraan sosial, serta ketahanan ekonomi masyarakat. Di sinilah peran kewirausahaan menjadi sangat sentral: wirausahawan muda yang peka terhadap isu-isu keberlanjutan berpotensi menjadi motor solusi bagi tantangan-tantangan tersebut.
Isu-isu yang dikaji dalam colloquium mencakup berbagai dimensi pembangunan berkelanjutan, mulai dari ketahanan pangan dan lingkungan hidup, ekonomi inklusif, kesenjangan digital, hingga peran generasi muda dan dunia usaha dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) yang dicanangkan PBB untuk tahun 2030.
Bersama Dua Institusi Bergengsi
Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa UNIGA dengan dua mitra perguruan tinggi yang memiliki rekam jejak internasional yang kuat.
Ton Duc Thang University (TDTU) adalah universitas riset publik terkemuka di Vietnam yang bermarkas di Ho Chi Minh City. TDTU dikenal luas di dunia akademik internasional karena produktivitas risetnya yang tinggi dan komitmennya terhadap isu keberlanjutan. Universitas ini secara konsisten masuk dalam Times Higher Education (THE) Impact Rankings — pemeringkatan universitas dunia yang secara khusus mengukur kontribusi institusi terhadap pencapaian SDGs. Kolaborasi dengan TDTU membuka jendela bagi mahasiswa UNIGA untuk melihat bagaimana negara tetangga seperti Vietnam mendekati dan merespons tantangan pembangunan berkelanjutan dari perspektif akademik maupun praktis.
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) adalah salah satu universitas terkemuka di Indonesia dengan reputasi kuat dalam bidang pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat. Kehadiran UPI dalam forum ini memperkuat dimensi nasional dari diskusi yang berlangsung, sekaligus memberikan kesempatan bagi mahasiswa UNIGA untuk membangun jejaring akademik dengan salah satu kampus terbaik di Tanah Air.
Pengalaman Berharga bagi Mahasiswa UNIGA
Keterlibatan mahasiswa Fakultas Kewirausahaan UNIGA dalam forum internasional ini memberikan manfaat yang berlapis. Pertama, mahasiswa dilatih untuk mengomunikasikan gagasan mereka dalam forum multikultural dan multibahasa, mengasah kemampuan yang sangat dibutuhkan di dunia kerja dan wirausaha global. Kedua, interaksi langsung dengan mahasiswa Vietnam dan Indonesia memberikan perspektif komparatif yang kaya — bagaimana negara-negara berbeda di Asia Tenggara menghadapi tantangan pembangunan yang serupa dengan pendekatan yang beragam.
Ketiga, dan yang paling relevan dengan semangat Fakultas Kewirausahaan UNIGA, forum ini memperluas wawasan mahasiswa tentang bagaimana kewirausahaan dapat menjadi instrumen nyata untuk menjawab tantangan-tantangan pembangunan berkelanjutan. Seorang wirausahawan yang memahami konteks regional Asia Tenggara akan jauh lebih siap untuk menciptakan dampak yang melampaui batas-batas lokal.
Langkah Nyata Menuju Internasionalisasi
Keikutsertaan mahasiswa Fakultas Kewirausahaan UNIGA dalam Student’s Colloquium ini merupakan bagian dari komitmen institusional yang konsisten untuk mendorong internasionalisasi pendidikan. Tidak cukup hanya mendidik mahasiswa menjadi wirausahawan yang sukses di tingkat lokal — Fakultas Kewirausahaan UNIGA berambisi melahirkan generasi wirausahawan muda yang berpikiran global, peka terhadap isu-isu regional, dan mampu berkolaborasi lintas batas.
Forum seperti Student’s Colloquium ini adalah jembatan penting menuju ambisi tersebut. Setiap gagasan yang disampaikan, setiap diskusi yang berlangsung, dan setiap koneksi yang terjalin dengan mahasiswa dari Vietnam dan kampus-kampus Indonesia lainnya adalah investasi nyata bagi masa depan ekosistem kewirausahaan yang lebih luas dan berdampak.






