Fakultas Kewirausahaan Universitas Garut (UNIGA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan jiwa dan ekosistem kewirausahaan di kalangan mahasiswa melalui penyelenggaraan Kuliah Umum bertajuk “Membangun Ekosistem Kewirausahaan: Perspektif Garut Hebat”. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Rabu, 15 Januari 2025, bertempat di Auditorium Kampus 4 UNIGA, dan dijadwalkan dimulai pukul 12.45 WIB.
Kuliah umum ini menjadi wadah strategis untuk mempertemukan mahasiswa dengan para tokoh inspiratif yang memiliki pengalaman nyata dalam membangun dan mengembangkan kewirausahaan, baik dari sisi kebijakan publik, industri kreatif, maupun usaha berbasis potensi lokal. Tema yang diangkat selaras dengan semangat pembangunan daerah, khususnya dalam mendorong lahirnya wirausaha muda yang mampu berkontribusi bagi kemajuan ekonomi Garut.
Kegiatan ini menghadirkan drg. Putri Karlina, M.B.A, Wakil Bupati Garut, sebagai salah satu narasumber utama. Dalam paparannya, beliau diharapkan dapat memberikan perspektif mengenai peran pemerintah daerah dalam menciptakan iklim kewirausahaan yang kondusif, mulai dari regulasi, program pendampingan UMKM, hingga peluang kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mewujudkan visi Garut Hebat.
Selain itu, kuliah umum ini juga akan menghadirkan Lord Adi, Juara MasterChef Indonesia, yang dikenal sebagai figur inspiratif di industri kuliner nasional. Melalui pengalaman personalnya, Lord Adi akan berbagi kisah perjalanan membangun bisnis, pentingnya kreativitas dan konsistensi, serta bagaimana menghadapi tantangan dalam dunia usaha yang kompetitif. Kehadirannya diharapkan mampu memotivasi mahasiswa untuk berani memulai dan mengembangkan usaha sejak dini.
Tidak kalah menarik, Teddy Golsom, Owner Kampung Muara Sunda, turut hadir sebagai narasumber yang merepresentasikan kewirausahaan berbasis kearifan lokal. Kampung Muara Sunda dikenal sebagai salah satu contoh sukses pengembangan usaha yang mengangkat budaya, kuliner, dan potensi lokal menjadi daya tarik ekonomi kreatif. Melalui sesi ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami bahwa kekuatan lokal dapat menjadi fondasi bisnis yang berkelanjutan dan bernilai tinggi.
Dekan Fakultas Kewirausahaan UNIGA menyampaikan bahwa kegiatan kuliah umum ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan wawasan teoritis, tetapi juga untuk membuka pola pikir mahasiswa agar mampu melihat peluang, membangun jejaring, serta berkolaborasi lintas sektor. Perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai inkubator gagasan dan talenta wirausaha yang siap berkontribusi bagi masyarakat.
Dengan terselenggaranya kuliah umum ini, Fakultas Kewirausahaan UNIGA berharap mahasiswa dapat memperoleh inspirasi, pengetahuan praktis, serta motivasi untuk menjadi wirausaha yang inovatif, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan berorientasi pada pembangunan daerah. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya UNIGA dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing dan kepedulian sosial.




