Uniga – Eksistensi perguruan tinggi memiliki peranan yang sangat penting dalam memengaruhi perubahan-perubahan suatu masyarakat. Perguruan tinggi juga dapat mengembangkan model pembangunan yang benar-benar berbasis pada keilmuan disertakan sumber daya lokal dalam kerangka sistem nilai budaya bangsa, membangun basis-basis pengembangan keilmuan yang benar-benar relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Sebagai upaya untuk mengembangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, maka Universitas Garut dan Universitas Nurtanio melakukan kerja sama yang dituangkan dalam bentuk nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama yang ditanda tangani oleh Rektor Universitas Garut, Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng dengan Rektor Universitas Nurtanio Marsekal Muda (purn) Suparman, ST, MM. penandatangan kerjasama ini dilaksanakan di Kampus Universitas Nurtanio, Rabu, (6/4).

Dalam penanda tanganan MoU tersebut selain Rektor Uniga hampir seluruh unsur pimpinan Uniga turut hadir, diantaranya, Dr. Ijudin, S.Ag, M.Si wakil rektor bidang akademik, Dr. H. Nizar Alam Hamdani, SE., MM., MT. Wakil Rektor bidang administrasi umum dan keuangan, H. Aji Abdul Wahid, SIP., M.Si Wakil Rektor bidang kemahasiswaan, Dr. Wati Susilawati, SE. M.Si Dekan Fakultas Ekonomi Uniga, Dida Farida LH, SE. M.Si, Ak Wakil Dekan bidang kemahasiswaan, Dr.Ir. H. Tendy Kusmayadi, MP. Dekan Fakultas Pertanian, H. Muchtar, Drs. M.Si Dekan Fakultas Teknik,  Dr. Gugun Geusan Akbar, S.Sos, M.Si, Widaningsih, SH, M.Si

Dalam sambutannya Rektor Uniga Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng menyatakan bahwa MoU ini diharapkan bisa memberikan peningkatan terhadap kualitas serta akreditasi masing2 lembaga, terlebih kedua perguruan tinggi membawa kekhasan masing2 terutama Uniga yg selalu mengusung potensi kearifan lokal Garut. Adanya kesamaan pandangan di antara civitas akademika akan semakin menguatkan sumber daya manusianya untuk maju berkembang pada dunia pendidikan. Hal ini seiiring dengan hakekat Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu kewajiban Perguruan Tinggi untuk menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sedangkan Rektor Unur Marsekal Muda (purn) Suparman, ST, MM. mengungkapkan bahwa kerjasama ini yang jelas harus saling menguntungkan, terutama dibidang penelitian dan pengabdian masyarakat, dalam waktu dekat kami akan bertukar pengalaman dalam persoalan akreditasi institusi, seperti diketahui Uniga telah mendapatkan akreditasi intitusi B sedangakn Unur belum, sebaliknya kami juga siap untuk memberikan apa yang menjadi kelebihan kami yaitu dibidang kedirgantaaran.

Salah satu tujuan kerjasama ini adalah melahirkan SDM yang memiliki semangat juang tinggi, pemikiran-pemikiran yang kritis, kreatif mandiri, dan inovatif. Selain itu, melalui nota kesepahaman ini disepakati beberapa kerjasama dalam rangka merespon perubahan global yang sangat dinamis, mengembangkan pusat-pusat pengembangan masyarakat dengan memanfaatkan sumberdaya dan nilai-nilai lokal yang ada.

Dengan demikian hasil kesepahaman ini turut mendukung isi Undang-undang pendidikan tinggi (UU Dikti)dan sesuai dengan arah bahwa pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan  agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri keperibadian, ahlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarkat, bangsa dan negara.(Abar)